Total Tayangan Laman

Kamis, 14 Maret 2013

PELATIHAN PMBA BAGI KADER POSYANDU DI DESA CANDIREJO DAN MAYUNGAN KECAMATAN NGAWEN 05 s/d 08 MARET 2013

  Bayi dan anak merupakan kelompok yang menunjukkan pertumbuhan badan yang pesat, namun kelompok ini merupakan kelompok tersering yang menderita kekurangan gizi. Status gizi perlu mendapatkan perhatian yang serius karena kekurangan gizi pada masa ini akan menyebabkan kerusakan yang irreversibel (tidak dapat dipulihkan). Kekurangan gizi yang lebih fatal akan berdampak pada perkembangan otak. Terlebih lagi 6 bulan terakhir masa kehamilan dan dua tahun pertama pasca kelahiran merupakan masa emas dimana sel-sel otak sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Maka pemberian makan bagi bayi dan anak yang tepat akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut.
Pemantauan pertumbuhan dilakukan secara rutin setiap bulan di Posyandu. Kader Posyandu merupakan unsur sumber daya manusia  dalam bidang kesehatan yang  lebih sering  bertemu dengan masyarakat dibandingkan dengan petugas kesehatan. Di samping itu kader Posyandu merupakan tokoh masyarakat yang menjadi tempat bertanya bagi masyarakat dalam bidang kesehatan.
Pelatihan  ini merupakan sumber informasi yang dirancang untuk   membekali   kader di  tingkat  masyarakat  (desa)  dalam membantu para ibu, ayah dan  pengasuh agar dapat memberikan makanan kepada anaknya dengan optimal.   Komponen   pelatihan   ini  dimaksudkan   untuk mempersiapkan  kader  dengan  pengetahuan  teknis  tentang  praktik pemberian makanan yang direkomendasikan  untuk  anak usia 0-24 bulan, meningkatkan keterampilan konseling, pemecahan masalah dan negosiasi  (mencapai kesepakatan), dan mempersiapkan mereka untuk memanfaatkan alat bantu dan alat konseling  secara efektif. 
Berikut dokumentasi selama kegiatan berlangsung :


 Perkenalan peserta pelatihan PMBA dengan fasilitator PMBA



 Pretest sebelum pelatihan PMBA


 Peserta pelatihan PMBA praktek mengisi KMS (Kartu Menuju Sehat) bagi Balita

 Berdiskusi mengenai praktek-praktek pemberian makanan tambahan yang dianjurkan



 Peserta pelatihan PMBA mengelompokkan berbagai jenis makanan local bagi yang ada ke dalam kelompok makanan pokok, kacang-kacangan, buah-buahan yang mengandung Vitamin A dan sayuran, makanan kaya zat besi bersumber pada hewani.

 Peserta pelatihan PMBA bermain peran mempraktekkan konseling 3 langkah PMBA 
(menilai, menganalisa dan bertindak)

 Foto bersama penutupan pelatihan PMBA bagi Kader Posyandu


Sumber : Pokja Gizi Puskesmas Ngawen

1 komentar:

  1. HUBUNGI: 085-628-444-56 / 085-227-623-449
    2.25-17 = Rp. 65.000,-
    2.50-17 = Rp. 65.000,-
    2.75-17 = Rp. 65.000,-
    Ban Murah – Berkwalitas – Made In Indonesia

    TOKO BAN MOJOREJO
    Jl. Raya Watukelir – Semin Km.3 Alascilik (Pule)
    Tegalgiri, Krajan, Weru, Sukoharjo
    (600 meter utara pasar Candirejo-Semin GK)
    Toko sebelah timur jalan.. Habis tanjakan..
    Buka sampai malam.. Hari Besar & Minggu tetap buka..

    Sedia aneka macam olie:
    Shell Adv AX5, Shell Adv SX, Enduro 4T, Federal UT, Federal Flick, Castrol Go, Castrol Activ, Yamalube, Mesran, Evalube 2T, SGO 4T, Top1, AHM MPX1, AHM MPX2

    Menjual berbagai macam Makanan Ringan – Snack Grosiran – Jual kiloan..
    (Singkong bakar, tempe kripik, gadung, stik balado, cumi sayur, lipetan, kripik singkong, manggar pedas, makroni, potato stik, kembang jambu, kacang, dll..)

    Kami sediakan untuk anda segala alat tulis kantor (ATK) & accesories perlengkapan sekolah, jam tangan gaul, kalkulator, perlengkapan pramuka..

    BalasHapus